Semangat literasi dan kebersamaan mewarnai kegiatan Ngabuburit Literasi yang diselenggarakan oleh Forum Komunikasi Dosen (FKD) pada Jumat, 6 Maret 2026. Bertempat di D'Botanica Mall Bandung, acara ini menggabungkan kegiatan coaching clinic penulisan buku dengan buka puasa bersama sebagai upaya memperkuat budaya menulis sekaligus mempererat silaturahmi antar dosen.
Kegiatan ini dihadiri oleh para dosen yang tergabung dalam Forum Komunikasi Dosen (FKD) dari berbagai perguruan tinggi. Momentum ngabuburit menjelang waktu berbuka dimanfaatkan secara produktif untuk berbagi pengetahuan, pengalaman, serta motivasi dalam menghasilkan karya tulis ilmiah maupun buku yang bermanfaat bagi masyarakat luas.
Sesi coaching clinic dibuka oleh narasumber pertama, Kang Mindaka, yang membawakan materi berjudul “Dari Ide ke Konsep Buku yang Siap Tulis.” Dalam paparannya, ia menjelaskan bahwa setiap buku yang berkualitas berawal dari ide yang jelas dan terstruktur. Para peserta diajak memahami bagaimana mengolah gagasan menjadi konsep buku yang matang sehingga siap dikembangkan menjadi naskah yang sistematis dan menarik.
Materi selanjutnya disampaikan oleh narasumber kedua, Ms. Sophie, yang mengangkat tema “Teknik Menulis Efektif dan Konsisten.” Ia menekankan pentingnya membangun kebiasaan menulis secara disiplin. Menurutnya, konsistensi merupakan kunci utama dalam menyelesaikan sebuah buku. Melalui berbagai strategi praktis, Ms. Sophie mendorong para dosen untuk menjadikan kegiatan menulis sebagai bagian dari rutinitas akademik yang berkelanjutan.
Sesi terakhir disampaikan oleh narasumber ketiga, Ms. Yoana, yang memaparkan materi “Dari Naskah ke Penerbit dan Personal Branding Penulis.” Dalam sesi ini, peserta mendapatkan wawasan mengenai proses perjalanan sebuah naskah hingga dapat diterbitkan, termasuk bagaimana membangun citra dan identitas sebagai penulis. Ms. Yoana juga menekankan pentingnya personal branding agar karya yang dihasilkan dapat dikenal lebih luas dan memberikan dampak yang lebih besar.
Sepanjang kegiatan berlangsung, suasana diskusi terasa sangat hidup dan interaktif. Para peserta aktif mengajukan berbagai pertanyaan terkait proses menulis, tantangan menerbitkan buku, hingga strategi menjaga produktivitas dalam berkarya. Antusiasme tersebut mencerminkan tingginya semangat para dosen untuk terus berkontribusi dalam pengembangan literasi akademik.
Menjelang waktu magrib, rangkaian acara ditutup dengan buka puasa bersama dalam suasana hangat dan penuh keakraban. Momen tersebut tidak hanya menjadi waktu untuk berbagi hidangan, tetapi juga memperkuat jalinan silaturahmi di antara para dosen.
Melalui kegiatan ini, FKD berharap semangat menulis dan budaya literasi di kalangan dosen semakin tumbuh dan berkembang, sehingga semakin banyak karya ilmiah dan buku inspiratif yang lahir dari para akademisi Indonesia.***

0 Komentar